Palu

Ini kali pertama saya berkunjung ke Palu — ibukota Sulawesi Tengah yang dihantam gempa dan tsunami pada tanggal 28 September 2018. Kini, setahun setelah bencana naas itu, Palu masih dalam pemulihan. Rehabilitasi dan rekonstruksi sedang berlangsung. Wisata Palu mulai bangkit. 

Tempat yang Dikunjungi di Palu

Pantai Talise
Lokasi Pantai Talise tak jauh dari Pusat kota Palu sehingga sebelum terjadi gempa dan tsunami, banyak dikunjungi penduduk lokal dan wisatawan. Orang-orang pergi ke Pantai Talise untuk mengejar matahari terbit dan terbenam atau sekedar untuk menikmati keindahan pantai dengan panorama bukit-bukit. Sekarang Pantai Talise dalam tahap rehabiltasi dan rekonstruksi dan karena itu masih sepi pengunjung pengunjung.

Masjid Apung Arqam Baburahman

Masjid Apung Arqam Baburahman, terletak di Pantai Teluk Palu di Kelurahan Lere, menjadi saksi bisu tsunami. Kaki-kaki penyangga Masjid Apung Arqam Baburahman serta jembatan penghubung hancur. Posisi masjid bergeser namun masjid tetap berdiri. Utuh.


Palu

Masjid Apung Arqam Baburahman, Palu
Pantai Talise, Pau
Kaledo Stereo, Palu
Toko Oleh-Oleh Hj Mbok Sri, Palu
Hotel Santika Palu


Tempat Kuliner di Palu

Kaledo Stereo
Kaledo, singkatan dari "kali lembu Donggala", merupakan kuliner khas di Palu. Hidangan ini berupa sop kaki sapi yang telah direbus sampai empuk dan disertai kuah kaldu sop. Kaledo bisa dinikmati dengan nasi atau singkong. Salah satu tempat kuliner kaledo yang terkenal di Palu adalah Kaledo Stereo yang beralamat di Jalan Yos Sudarso.

Toko Oleh-Oleh di Palu

Hj Mbok Sri
Hj Mbok Sri menyediakan beragam oleh-oleh khas Palu, mulai dari makanan, kerajinan tangan hingga kain. Namun oleh-oleh yang paling terkenal dan menjadi unggulan di sini adalah bawang goreng. Ada beberapa varian bawang goreng yang dijual dalam kemasan berukuran besar dan kecil. Harganya sekitar Rp. 30.000-an untuk ukuran kecil dan Rp. 60.000-an untuk ukuran besar.


Hotel di Palu

Hotel Santika Palu
Hotel Santika Palu terletak di pusat kota. Kamarnya nyaman plus bisa melihat pemandangan dari jendela besar. Di sekitar Hotel Santika ada tempat-tempat makan yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Hotel Santika ramai pengunjung karena hotel-hotel lain di Palu masih dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Acara meeting perusahaan juga banyak diselenggarakan di Hotel Santika Palu. 

Tidak ada komentar: